Friday, February 26, 2016

Mari berfikir sejenak


Bad thing always happened in this life, we will be hurt, but behind it all there will be happily awaiting reply.
in fect, man should be able to make girl smile when she was sad.

Harta yg paling menguntungkan adalah sabar.
Teman yg paling akrab adalah amal.
Pengawal pribadi yg paling waspada adalah diam.
Bahasa yg paling manis adalah senyum.

Sahabat adalah dorongan ketika engkau hampir berhenti,petunjuk jln jk engkau tersesat, membiaskan senyum n sabar ketika engkau berduka, memapahmu ketika engkau hampir tergelincir, dan mengalungkan butir2 mutiara doa padamu.

yuk.....belajar jd muslimah yg baik.
1. Jaga mata
2. Jaga lisan
3. Jaga pendengaran
4. Jaga hati
5. Jaga amalan
Sahabatku bidadari surga yg selalu dilindungi Allah...
1. Lezatnya keimanan dapat dirasakan dengan menjaga suatu pandangan.
2. Orang muslim adalah org yg lisan dan tangannya tidak mengganggu org lain
3. Apa yg sering keluar dr lisan kita dan apa yg terfikir dalm otak kita, salah satunya adalah dipengaruhi oleh apa yg kita dengar
4. Segala sesuatu pasti ada pembersihnya, dan pembersih hati adalah zikir.
5. Dengarkanlad dg iman dan hatimu wahai wanita solehah...

Tuesday, October 1, 2013

klik facebook kumpulkan rupiah

Cukup publish id kamu di facebook pastikan temanmu mengklik dan dapatkan rupiah dengan mudah,,,,,,,,,,
                        Klik www.klikfb.com/?m=nd4023

Tuesday, March 26, 2013

Sejarah Berkembangnya Teology Islam


BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Teologi Islam
Teologi dari segi etimologi berasal dari bahasa yunani yaitu theologia. Yang terdiri dari kata theos yang berarti tuhan atau dewa, dan logos yang artinya ilmu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teologi adalah pengetahuan ketuhanan . Secara terminologi teologi Islam adalah  ilmu yang membahas ushul sebagai suatu aqidah tentang ke- Esaan Allah SWT, wujud dan sifat-sifat-Nya, rasul-rasul-Nya, kitab-kitab-Nya dan sebagainya yang diperkuat dengan dalil-dalil aqliyah dan naqliyah.
 Teologi disebut juga ilmu tauhid karena yang dibicarakan adalah tentang keesaan Tuhan, disebut ilmu aqaid karena yang dibahas tentang ikatan seorang hamba dengan tuhannya
v  Menurut William L. Resse, Teologi berasal dari bahasa Inggris yaitu theology yang artinya discourse or reason concerning God (diskursus atau pemikiran tentang tuhan) dengan kata-kata ini Reese lebih jauh mengatakan, “teologi merupakan disiplin ilmu yang berbicara tentang kebenaran wahyu serta independensi filsafat dan ilmu pengetahuan.
v  Gove mengatkan bahwa teologi merupakan penjelasan tentang keimanan, perbuatan, dan pengalaman agama secara rasional. Sedangkan menurut Fergilius Ferm “the discipline which consern God (or yhe divine Reality)and God relation to the word (pemikiran sistematis yang berhubungan dengan alam semesta).
v  Ensiklopedia everyman’s di sebutkan tentang teologi sebagai science of religion, dealing therefore with god, and man his relation to god  (pengetahuan tentang agama, yang karenanya membicarakan tentang tuhan dan manusia dalam pertaliannya dengan tuhan).
v  New English Dictionary, susunan Collins, the science treats of the facts and phenomena  of religion and the relation between God and men (ilmu yang membahas fakta-fakta, gejala-gejala agama dan hubungan-hubungan antara tuhan dan manusia).
            Sedangkan pengertian teologi islam secara terminologi terdapat berbagai perbedaan. Menurut Abdurrazak, Teologi islam adalah ilmu yang membahas aspek ketuhanan dan segala sesuatu yang berkait dengan-Nya secara rasional. Muhammad Abduh juga berpendapat:
التوحيد علم يبحث عن وجود الله وما يجب ان يثبت له من صفاته وما يجوز ان يوصف به وما يجب ان ينفى عنه وعن الرسل لاثبات رسالتهم ان يكونوا عليهم ومما يجوز ان ينسب اليهم وما يمتنع ان يلحق بهم.
            “ Tauhid adalah ilmu yang membahas tentang wujud Allah, tentang sifat yang wajib tetap pada-Nya, sifat-sifat yang boleh disifatkan kepada-Nya, sifat-sifat yang sama sekali wajib di lenyapkan dari pada-Nya; juga membahas tentang rasul-rasul Allah, meyakinkan keyakinan mereka, meyakinkan apa yang ada pada diri mereka, apa yang boleh di hubungkan kepada diri mereka dan apa yang terlarang menghubungkanya kepada diri mereka”.
            Kalau melihat definisi pertama dapat di pahami bahwa Muhammad Abduh lebih menekankan pada Ilmu Tauhid/Teologi yaitu pembahasan tentang Allah dengan segala sifat-Nya, Rasul dan segala sifat-Nya, sedang yang kedua menekankan pada metode pembahasan, yaitu dengan menggunakan dalil-dali yang meyakinkan.
Pembahasan Pokok dalam Teologi Islam
1.
 Akal dan wahyu
2.
 Fungsi wahyu
3.
 Perbuatan manusia (free will and Predestination)
4.
 Kekuasaan dan Kehendak Mutlak Tuhan
5.
 Keadilan Tuhan
6.
 Perbuatan-perbuatan Tuhan
7.
 Sifat-Sifat Tuhan
8.
 Konsep Iman dan Kafir




2.2  Sejarah Munculnya Ilmu Teologi Islam Mulai Masa Rasulullah, Khulafaurrasyidin, Bani Umayyah, Bani Abbas, Dan Sampai Sekarang.

2.2.1 Masa Rasulullah dan Khulafaurrasyidin
            Pada masa Nabi SAW dan para Khulafaurrasyidin, umat islam bersatu, mereka satu akidah, satu syariah dan satu akhlaqul karimah, kalau mereka ada perselisihan pendapat dapat diatasi dengan wahyu dan tidak ada perselisihan diantara mereka. Awal mula adanya perselisihan di picu oleh Abdullah bin Saba’ (seorang yahudi) pada pemerintahan khalifah Utsman bin Affan dan berlanjut pada masa khalifah Ali. Dan awal mula adanya gejala timbulnya aliran-aliran adalah sejak kekhalifahan Utsman bin Affan (khalifah ke-3). Padamasa itu di latar belakangi oleh kepentingan kelompok, yang mengarah terjadinya perselisihan sampai terbunuhnya khalifah Utsman bin Affan. Kemudian digantikan oleh Ali bin Abi Thalib, padamasa itu perpecahan di tubuh umat islam terus berlanjut.       
Umat islam pada masa itu ada yang setuju terhadap kekhalifahan Ali bin Abi Thalib yang menamakan dirinya kelompok syi’ah dan yang tak setuju  menamakan dirinya kelompok Khawarij. Akhirnya perpecahan memuncak kemudian terjadilah perang jamal yaitu perang antara Ali dengan Aisyah dan perang Siffin yaitu perang antara Ali dengan mu’awiyah. Bermula dari itulah akhirnya timbul berbagai aliran di kalangan umat islam, masing-masing kelompok juga terpecah belah, akhirnya jumlah aliran di kalangan umat islam menjadi banyak, seperti aliran syi’ah, khawarij, murji’ah, jabariyah, mu’tazilah dan lain-lain.
2.2.2 Pada zaman Bani Umayyah ( 661-750 M )
 Masalah aqidah menjadi perdebatan yang hangat di kalangan umat islam. Di zaman inilah lahir berbagai aliran teologi seperti Murji’ah, Qadariah, Jabariah dan Mu’tazilah.Kaum Muslimin tidak bisa mematahkan argumentasi filosofis orang lain tanpa mereka menggunakan senjata filsafat dan rasional pula. Untuk itu bangkitlah Mu’tazilah mempertahankan ketauhidan dengan argumentasi-argumentasi filosofis tersebut. Namun sikap Mu’tazilah yang terlalu mengagungkan akal dan melahirkan berbagai pendapat controversial menyebabkan kaum tradisional tidak menyukainya. Akhirnya lahir aliran Ahlussunnah Waljama’ah dengan tokoh besarnya Abu Hasan Al-Asy’ari dan Abu Mansur Al-Maturidi. Pada zaman pemerintahan Bani Umaiyah, hampir-hampir keseluruhan umat Islam di dalam keimanan yang bersih dari sebarang pertikaian dan perdebatan. Apabila kaum muslimin selesai melakukan pembukaan negeri dan kedudukannya telah mantap, mereka beralih tumpuan kepada pembahasan sehingga menyebabkan berlaku perselisihan pendapat di kalangan mereka.
 2.2.3 Pada zaman Abbasiyah
  Setalah kaum muslimin selesai membuka dirinya,  lalu ramai dari kalangan penganut agama lain yang memeluk Islam. Mereka ini melahirkan pemikiran-pemikiran baru yang diambil dari agama lama mereka tetapi diberi rupa bentuk Islam. Iraq, khususnya di Basrah merupakan tempat segala agama dan aliran. Maka terjadilah perselisihan apabila ada satu golongan yang menafikan kemahuan (iradah) manusia. Kelompok ini diketuai oleh Jahm bin Safwan. Dan antara pengikutnya ialah para pengikut aliran Jabbariyah yang diketuai oleh Ma'bad al-Juhni. Aliran ini lahir ditengah-tengah kecelaruan pemikiran dan asas yang dibentuk oleh setiap kelompok untuk diri mereka. Kemudian bangkitlah sekelompok orang yang ikhlas memberi penjelasan mengenai akidah-akidah kaum muslimin berdasarkan jalan yang ditempoh oleh al-Quran. Antara lain ialah Hasan al-Basri. Dan sebagian dari kesan perselisihan antara Hasan al-Basri dengan muridnya Washil bin Atho' ialah lahirnya satu kelompok baru yang dikenali dengan Muaktazilah. Perselisihan tersebut ialah mengenai hukum orang beriman yang mengerjakan dosa besar, kemudian mati sebelum sempat bertaubat.
Pada akhir kurun ketiga dan awal kurun keempat, lahirlah imam Abu Mansur al-Maturidi yang berusaha menolak golongan yang berakidah batil. Mereka membentuk aliran al-Maturidiah.  Kemudian muncul pula Abul Hasan al-Asy'ari yang telah mengumumkan keluar dari kelompok Mu'tazilah dan menjelaskan asas-asas pegangan barunya yang bersesuaian dengan para ulama dari kalangan fuqahak dan ahli hadis. Dia dan pengikutnya dikenal sebagai aliran Asya'irah. Dan dari dua kelompok ini, terbentuklah kelompok Ahlus Sunnah wal Jamaah.

2.3 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi dalam Pertumbuhan dan perkembangan Ilmu teologi islam
2.3.1             Faktor internal
1)      Al-Quran di dalam seruannya kepada tauhid membentangkan aliran-aliran penting dan agama-agama yang bertebaran pada zaman Nabi SAW lalu al-Quran menolak perkataan-perkataan mereka. Secara tabi'i, para ulamak telah mengikut cara al-Quran dalam menolak mereka yang bertentangan dimana apabila penentang memperbaharui cara, maka kaum muslimin juga memperbaharui cara menolaknya.
2)      Perselisihan di dalam masalah politik menjadi sebab di dalam perselisihan mereka mengenai soal-soal keagamaan. Jadilah parti-parti politik tersebut sebagai satu aliran keagamaan yang mempunyai pandangannya sendiri. Parti (kelompok) Imam Ali r.a. membentuk golongan Syiah, dan manakala mereka yang tidak bersetuju dengan Tahkim dari kalangan Syiah telam membentuk kelompok Khawarij. Dan mereka yang membenci perselisihan yang berlaku di kalangan umat Islam telah membentuk golongan Murji'ah.
3)      Adanya pemahaman dalam islam yang berbeda
            Perbedaan ini terdapat dalam hal pemahaman ayat Al-Qur’an, sehingga berbeda dalam menafsirkan pula. Mufasir satu menemukan penafsiranya berdasarkan hadist yang shahih, sementara mufasir yang lain penafsiranya belum menemukan hadist yang shahih. Bahkan ada yang mengeluarkan pendapatnya sendiri atau hanya mengandalkan rasional belaka tanpa merujuk kepada hadist.
4)     Adanya pemahaman ayat Al-Qur’an yang berbeda para pemimpin aliran pada waktu itu dalam mengambil dalil Al-Qur’an beristinbat menurut pemahaman masing-masing.
5)     Adanya penyerapan tentang hadis yang berbeda
Penyerapan hadist berbeda, ketika para sahabat menerima berita dari para perawinya dari aspek “matan” ada yang disebut hadist riwayah (asli dari Rasul) dan diroyah (redaksinya disusun oleh para sahabat), ada pula yang di pengaruhi oleh hadist (isra’iliyah), yaitu: hadist yang disusun oleh orang-orang yahudi dalam rangka mengacaukan islam.
6)      Adanya kepentingan kelompok.
 Kepentingan kelompok pada umumnya mendominasi sebab timbulnya suatu aliran, sangat jelas, dimana syiah sangat berlebihan dalam mencintai dan memuji Ali bin Abi Thalib, sedangkan khawarij sebagai kelompok yang sebaliknya.
7)      Mengedepankan akal
Dalam hal ini, akal di gunakan setiap keterkaitan dengan kalam sehingga terkesan berlebihan dalam penggunaan akal, seperti aliran Mu’tazilah.
8)      Adanya kepentingan politik
Kepentingan ini bermula ketika ada kekacauan politik pada zaman Ustman bin Affan yang menyebabkan wafatnya beliau, kepentingan ini bertujuan sebagai sumber kekuasaan untuk menata kehidupan.

9)      Adanya perbedaan dalam budaya
Orang islam masih mewarisi yang di lakukan oleh bangsa quraish di masa jahiliyah. Seperti menghalalkan kawin kontrak yang hal itu sebenarnya sudah di larang sejak zaman Rasulullah. Kemudian muncul lagi pada masa khalifah Ali bin Abi Thalib oleh aliran Syi’ah.

2.3.2  Faktor eksternal
1. Ramai orang yang memeluk agama Islam selepas pembukaan beberapa negeri adalah terdiri dari penganut agama lain seperti yahudi, Nasrani, Ateis dan lain-lain. Kadangkala mereka menzahirkan pemikiran-pemikiran agama lama mereka bersalutkan pakaian agama mereka yang baru (Islam).
2. Kelompok-kelompok Islam yang pertama, khususnya Muktazilah, perkara utama yang mereka tekankan ialah mempertahankan Islam dan menolak hujah mereka yang menentangnya. Negeri-negeri Islam terdedah dengan semua pemikiran-pemikiran ini dan setiap kelompok berusaha untuk membenarkan pendapatnya dan menyalahkan pendapat kelompok lain. Orang-orang Yahudi dan Nasrani telah melengkapkan diri mereka dengan senjata ilmu Falsafah, lalu Muktazilah telah mempelajarinya agar mereka dapat mempertahankan Islam dengan senjata yang telah digunakan oleh pihak yang menyerang.
3. Ahli-ahli Kalam memerlukan falsafah dan mantiq (ilmu logik), hingga memaksa mereka untuk mempelajarinya supaya dapat menolak kebatilan-kebatilan (keraguan-keraguan) yang ada di dalam ilmu berkenaan.
4. Akibat adanya pengaruh dari luar islam.
Pengaruh ini terjadi ketika munculnya aliran syi’ah yang muncul karena propaganda seseorang yahudi yang mengaku islam, yaitu Abdullah bin Saba.
5.      Akibat terjemah filsafat yunani
Buku-buku karya filosofi yunani di samping banyak membawa manfaat juga ada sisi negatifnya bila di tangan kalangan yang tidak punya pondasi yang kuat tentang akidah dan syariat islam.





2.4      Ruang Lingkup Studi Teologi Islam
Aspek pokok dalam kajian ilmu Teologi Islam adalah keyakinan akan eksistensi Allah yang maha sempurna, maha kuasa dan memiliki sifat-sifat kesempurnaan lainnya. Karena itu pula, ruang lingkup pembahasan yang pokok adalah:
  1. Hal-hal yang berhubungan dengan Allah SWT atau yang sering disebut dengan istilah Mabda. Dalam bagian ini termasuk Tuhan dan hubungannya dengan alam semesta dan manusia.
  2. Hal yang berhubungan dengan utusan Allah sebagai perantara antara manusia dan Allah atau disebut pula wasilah meliputi: Malaikat, Nabi/Rosul, dan kitab-kitab suci.
  3. Hal-hal yang berhubungan dengan sam’iyyat (sesuatu yang diperoleh melalui lewat sumber yang meyakinkan, yakni Al-Quran dan Hadits, misalnya tentang alam kubur, azab kubur, bangkit di padang mahsyar, alam akhirat, arsh, lauhil mahfud, dll).
            Didalam sejarah perkembangannya, Teologi islam pada mulanya berkembang dari: pertama, sebagai metodologi teologi. Sebagai sebuah metodologi teologi merupakan suatu cara untuk memahami doktrin agama melalui pendekatan wahyu dan pemikiran rasionalnya. Kedua, menjadi ilmu teologi. Sebagai sebuah ilmu, teologi merupakan ilmu yang membahas masalah ketuhanan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan-Nya. Dan ketiga, menjadi teologi aksiologi. Sebagai sebuah aksiologi teologi, merupakan upaya memahami doktrin agama secara mendalam untuk mengadvokasi berbagai permasalahan ketimpangan sosial.
            Wilayah pembahasan teologi Islam secara ilmiyah, dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian, yaitu: pertama, teologi islam klasik teoritik. Disiplin ilmu ini, hanya membahas secara teoritik aspek-aspek ketuhanan dan berbagai kaitan-Nya. Kedua, teologi islam kontemporer praktik. Disiplin ilmu ini, secara praktik membahas ayat-ayat Tuhan dan sunnah-sunnah Rasul-Nya yang nilai doktrinnya mengadvokasi berbagai ketimpangan sosial. Teologi kedua ini dapat dikembangkan lagi menjadi tiga kategori: pertama, Teologi Lingkungan; kedua, Teologi Pembebasan; dan ketiga, Teologi Sosial.
            Ketiga teologi Islam ini, merupakan teologi-teologi yang membahas aspek-aspek ketuhanan dan berbagai kaitan-Nya, untuk mengadvokasi obyek formal teologi itu. Seperti teologi lingkungan maksudnya yaitu pembahasan secara mendalam doktrin-doktrin agama islam dengan argumen rasionalnya yang nilainya berupaya mengadvokasi permasalahan alam semesta. Disini dapat dikaji lebih luas lagi dengan menampilkan kajian seperti: teologi pemelihara lingkungan, teologi sampah, teologi banjir, dan yang sebangsanya. Teologi Transformatif maksudnya yaitu pembahasan secara mendalam doktrin-doktrin agama islam dengan argumen rasionalnya yang nilainya berupaya mengadvokasi permasalahan perubahan. Disini dapat dikaji lebih luas lagi dengan menampilkan kajian seperti: teologi pembebasan, teologi pos modernisme, teologi sains, dan yang sebangsanya. Dan Teologi Sosial. Maksudnya yaitu pembahasan secara mendalam doktrin-doktrin agama islam dengan argumen rasionalnya yang nilainya berupaya mengadvokasi permasalahan kemasyarakatan.
            Dalam mengembangkan kajian dalam bidang ilmu teologi islam berbagai metodologi/pendekatan penelitian dapat menggunakan beragam metodologi penelitian. Hal ini disesuaikan dengan aspek teologi apa (aspek tokoh teologi, karya-karya para teolog; gagasan atau ide para teolog; sejarah perkembangan (tokoh-tokoh, karya-karya, dan gagasan para teolog), pengaruh timbal balik antar tokoh, karya-karya, dan gagasan para teolog dengan ipoleksosbudagama; perbandingan (tokoh, karya-karya, dan gagasan); dan selain hal yang tersebut didepan) yang akan diteliti oleh para pengkajinya.
2.5      Sumber-sumber Teologi Islam
2.5.1 Sumber yang ideal
            Yang dimaksud dengan sumber ideal adalah Qur’an dan Hadits yang didalamnya dapat memuat data yang berkaitan dengan objek kajian dalam Ilmu Tauhid. Misalnya, telah dimaklumi dalam ajaran agama, bahwa semua amal sholeh yang dilakukan oleh ketulusan hanya akan diterima oleh Allah SWT apabila didasari dengan akidah islam yang benar. Karena penyimpangan dari akidah yang benar berarti penyimpangan dari keimanan yang murni dari Allah. Dan penyimpangan dari keimanan berarti kekufuran kepada Allah SWT. Sedangkan Allah tidak akan menerima amal baik yang dilakukan oleh orang kafir, berapapun banyaknya amal yang dia kerjakan. Dalam hal ini Allah SWT berfirman:
            “Barangsiapa yang murtad diantara kamu dari agamanya, lau dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal didalamnya.” (QS. Al- Baqoroh : 217)


2.5.2 Sumber Historik
            Sumber historis adalah perkembangan pemikiran yang berkaitan dengan objek kajian ilmu tauhid, baik yang terdapat dalam kalangan internal umat islam maupun pemikiran eksternal yang masuk kedalam rumah tangga islam. Sebab, setelah Rosulullah saw wafat, islam menjadi tersebar, dan ini memungkinkan umat islam berkenalan dengan ajaran-ajaran, atau pemikiran-pemikiran dari luar islam, misalnya dari Persia dan Yunani.
Pemikiran eksternal yang masuk kedalam rumah tangga Islam saat itu, dan melahirkan persoalan teologi yang berkenaan dengan perbuatan baik dan buruk. Apakah Tuhan Allah menciptakan baik dan yang terbaik saja (al-salah wa al aslah) untuk manusia Ataukah Tuhan wajib menciptakan yang baik dan yang terbaik saja bagi manusia sebab jika tidak demikian maka Dia tidak adil (dhalim), dan itu mustahil bagi-Nya. Pendapat diatas diteruskan dengan pendapatnya, bahwa Tuhan tidak menciptakan yang jahat karena jahat dan buruk, pada hakikatnya, ciptaan manusia sendiri dan dia harus bertanggung jawab atas kejahatan yang dilakukannya. Seperti, pemikiran dari Zoroaster dan filsafat Yunani. Ini yang pada saat itu nampaknya lebih domonan dibanding dari pemikiran-penikiran lainnya.










BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
§  Teologi islam adalah ilmu yang membahas aspek ketuhanan dan segala sesuatu yang berkait dengan-Nya
§  Ruang lingkupnya, Hal-hal yang berhubungan dengan Allah SWT atau yang sering disebut dengan istilah Mabda, berkenaan dengan utusan Allah dan sam’iyyat.
§  Teologi Islam berdasarkan Al-qur’an, Al-hadist dan sumber historis (perkembangan pemikiran yang berkaitan dengan objek kajian ilmu tauhid)
§  Dengan mempelajari Teologi Islam ini di harapkan agar mengetahui kebenaran-kebenaran yang menjadi dan kebenaran tentang ketuhanan  dan ketimpangan sosial yang terjadi dapat tereleminasi atau kalau mungkin teratasi secara baik dan benar.











Daftar Pustaka
Nasution harun, Teologi Islam, universitas indonesia, jakarta 1986 
Sarkowi, Teologi Islam Klasik, ReSIST Literacy, Malang Cet I 2010.
Rozak, Abdul. Anwar,Rosihan, Ilmu Kalam, CV Pustaka Setia, Bandung, 2006.
Hanafi Ahmad, Pengantar Teologi Islam, Pustaka Alhusna Baru, Jakarta 2003.


Sunday, September 23, 2012

بي بي سي العربية

بي بي سي العربية: شبكة لنقل الاخبار والمعلومات عبر عدة وسائط
بي بي سي العربية هي شبكة لنقل الاخبار والمعلومات الى العالم العربي عبر عدة وسائط، تشمل الانترنت والراديو والتلفزيون والهواتف المحمولة.
وتعد بي بي سي العربية أكبر وأقدم خدمة اعلامية تطلقها بي بي سي بلغة غير الإنجليزية ، وقد واصلت تطورها منذ انطلاقها في 3 يناير/ كانون الثاني عام 1938 حتى صارت في مقدمة المحطات الإعلامية في العالم.
تبث بي بي سي العربية أخبارا غير متحيزة ودقيقة، ومعلومات مبنية على الخبرة و التحليل المعمق. وتضع بي بي سي العربية اهتمامات وحاجات المستمعين في بؤرة اهتماماتها.
ولقد أثبتت استطلاعات الرأي المستقلة أن مستمعي بي بي سي يعتبرونها الأكثر مصداقية والأكثر نزاهة وموضوعية في العالم العربي إلى جانب سمعتها الراسخة في جودة الخدمة المقدمة، كما اكتسب موقع بي بي سي العربية على الأنترنت، والذي حصل على العديد من الجوائز، مستويات عالية من الثقة.

منتديات الحوار

تعمل بي بي سي العربية على إشراك مستمعيها ومشاهديها في برامجها التفاعلية، الامر الذي شجع على نقاش وحوار معمقين حول كثير من القضايا.
وتهدف إلى توسيع أجندتها الأخبارية للمستمعين في المنطقة، وتشرك مشاهدين ومستمعين في برامجها بالسماح لهم بالنقاش والتعليق ومحاورة بعضهم البعض. فهي خدمة إخبارية يمكن للمستمعين والمشاهدين المشاركة الفعلية فيها مما يثري محتوى برامجها.
تبث احدث أخبار بي بي سي الآن على الهواتف الجوالة وأجهزة الكمبيوتر المحمولة وغيرها من الأجهزة اللاسلكية. ويمكن الإشتراك في خدمة أخبار بي بي سي العربية العاجلة أيضا على الهاتف المحمول في البحرين ومصر والأردن والكويت وعمان وقطر والمملكة العربية السعودية والسودان ودولة الإمارات المتحدة.
كما أن شركات الهاتف المحمول في العراق ومصر يعرضون نشرات إخبارية على الهاتف تدوم دقيقتين ويتم تحديثها كل نصف ساعة.

قدرة واسعة على جمع الأخبار

يكمن السر في تغطية البي بي سي لشؤون الشرق الأوسط في توفر شبكة واسعة من المراسلين المتميزين في العالم العربي.
وبالرغم من أن إنتاج البرامج يتم في استوديوهات لندن والقاهرة، فإن بي بي سي العربية لها مراسلوها في أهم المواقع المحورية في المنطقة، وفي أهم العواصم العالمية.
ورغم أن التغطية الإخبارية لقضايا العالم العربي تظل أمرا أساسيا، فإن بي بي سي تحرص على نقل وجهة النظر العالمية الأرحب لمستمعيها ومشاهديها في كل مكان.
وتعتمد بي بي سي العربية على مصادر بي بي سي الواسعة في جمع الأخبار في سائر أنحاء العالم. ويمكن للمهتمين بتغطية البي بي سي الاخبارية الاعتماد على النقل الحي من عين المكان، والخبرة في التحليل المقدمة من 250 مراسلا على الأقل منتشرين في 72 مكتبا لبي بي سي في مختلف أنحاء العالم.
كما يوجد مراسلون لبي بي سي العربية في الكثير من الدول خارج العالم العربي، منها فرنسا وألمانيا وإيطاليا وكندا والولايات المتحدة.

Thursday, April 19, 2012

Key of Our Life


kehidupan akan sangat berarti jika dihiasi dengan 3 hal :
1. Cinta, karena dengan cinta hidup akan terasa lebih indah
2. Ilmu, karna dengan ilmu hidup akan menjadi lebih mudah
3. Iman, karena dengan iman hidup akan lebih terarah

Wednesday, April 18, 2012

English Prose


                                                                      Siti muthoharoh
                                                                         10320001/ f class
English poetry/March, 18th 2012

The Standard of Living by Dorothy Parker
Title: The standard of living
Author: Dorothy Parker
Main character
Annabel: a girl who work in the office as a stenographer. She have a high
Midge: a best friends of Annabel who in the same office as a stenographer.
Minor character:
Sylvia: another girl who work in the same office of Annabel and midge
Clerk: a waiter of shop who
Rising action:
Annabel invented the game and rewarded the game about many million dollars.
Climax:
Annabel had dream if she have had million dollars she would buy a silver fox coat, but did not agree with this plan. Both are have different future if they really got million dollars.
Falling action
Annabel changed her mind to buy a mink coat and delay to buy silver fox coat.
Resolution
Midge saw a string of pearls and she went get it, but it was very expensive and she goes away.

Plot summary:
            This story tells that there are two girls who are arrogant and have a high desire and a high dream to get some things that do not appropriate with their live like a rich man. Their names are Annabel and Midge; they like to eat the same kind of foods and sandwiches. They look like twins. This story wrote to show the way of living of these two friends. They like to eat sandwiches full of sugar, chocolate, butter, and sometimes they like to eat patties. These two girls work in the same office as a stenographer. They are alike in shape for their live in standard living, but they are different in feature. They have fat bellies, and lean flanks. Their movement style are same. Both of them live with their family and they have the same hope. Annabel wants to change the way of the live, she would have different manner than others. Once day Annabel found a new game, she asked a question to Sylvia, a girl who working in the same office: “What you would do if you had a million dollars?” Sylvia answered I like to order someone to hire a person to shoot Mrs. Cary Cooper. The two girls laughed at her and Sylvia lost the game for they like to use these million dollars for good purposes. Now Midge asked Annabel the same question and Annabel answered that she would like to buy a silver- fox coat. Midge did not trust her answer and told that her desire is not common. These two girls became different in their dream and for a while they did not speak with each other. That the two girls are friends for they have no dreams, no money, and no change in the standard of living. Some days in evening when they took walk and passing a shop, they see a string of pearls. They entered the shop and asked the cost. Hearing that it costs two hundred fifty dollar, they move away and began to dream again. They dream of more money to buy more valuable thing that is not common. Midge asked Annabel that supposes the owner of the string of pearls dies and likes to leave ten million dollars, because a high dream the two girls will not be satisfied in their lifet andwill not be friends again.

Point of view
The author used third person point of view that is know about all in the story.
Setting
The story has setting in many places, in the first of story Annabel and midge came out of the tea room in Saturday afternoon. They also make conversation in their office of company, when Annabel gave question about million dollars to Sylvia. They also were walking on fifth avenue shop in their free afternoon to buy silver fox coat.
Basic conflict in the story
I think it is person VS themselves, because actually there is no conflict from the other persons but they made themselves in difficult live.
Theme
Why the author used the standard of living in this story, because can make some strong statements about the values of today’s society. Like was described on the two girls in the story.
Responds
In my opinion this story is open, because there was show a new game in the end of the story without continuing or solution. And it can continue to be a wide story.

Berbohonglah dengan Jujur!


Puisi Guru Oke

Di rumah ada kebohongan
Di sekolah ada kebohongan
Di kantor ada kebohongan
Di pasar ada kebohongan
Di pengadilan ada kebohongan
Di gedung dewan ada kebohongan
Di tempat ibadah ada kebohongan

Di dunia nyata
Di dunia maya
Di dunia lain

Kebohongan ada di mana-mana
Di manakah kejujuran?
Sudahkah dia pensiun?
Atau sudah lama wafat?

Ah, sudahlah
Kala kejujuran sudah tenggelam di tengah hiruk pikuk kebohongan
Mungkin kelak ada yang bergumam :

“BERBOHONGLAH DENGAN JUJUR!”


sumber : fiksi.kompasiana.com